Menyajikan liputan terkini mengenai aktivitas, inovasi digital, dokumentasi kegiatan civitas akademika, dan capaian strategis Perpustakaan Utsman Bin Affan UMI dalam mendukung riset serta pembelajaran

Perpustakaan Utsman bin Affan (PUbA) Universitas Muslim Indonesia (UMI) ikut memeriahkan Festival Literasi Sulawesi Selatan Tahun 2025 mulai tanggal 21 s.d 22 Oktober 2025.

Kegiatan yang digelar di Halaman Gedung Layanan Perpustakaan Umum Provinsi Sulawesi Selatan, Jln. Sultan Alauddin, Km.7 Tala’Salapang Makassar itu dimeriahkan stand both perpustakaan kabupaten, kota dan perguruan tinggi negeri dan swasta se sulawesi selatan.

Festival tahun ini mengusung tema inspiratif “Literasi Kuat, Sulsel Hebat: Membangun Generasi Cerdas, Kreatif dan Inovatif Menuju Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter.”

Setelah acara pembukaan, Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Asisten 1 Administrasi Pemprov Sulsel Ir. Hj. Astina Abbas, MT. didampingi Kadis Dispus Arsip Sulsel Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si.,M.Psi. langsung mengunjungi Stand Both Perpustakaan UMI yang tampil sangat menarik.

Nampak menyambut langsung para pengunjung yaitu Kepala Perpustakaan UMI Apt. Rachmat Kosman S.Si., M.Kes. didampingi Kabag. Layanan Teknis dan Pemustaka PUbA UMI Drs. Thalha Ahmad, MM. dan Pustakawan PUbA UMI serta Duta Literasi Perpustakaan UMI.

Kadis Dispus Arsip Sulsel Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si.,M.Psi. memberikan apresiasi tinggi kepada Perpustakaan UMI atas partisipasi aktifnya dalam memeriahkan Festival Literasi Sulsel 2025 dalam rangka HUT Sulsel ke 365 tahun.

“Kehadiran Perpustakaan UMI menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat gerakan literasi di Sulawesi Selatan, terutama di kalangan mahasiswa. Kita ingin proses literasi ini berjalan lebih kencang lagi supaya mahasiswa kita selalu tercerahkan dengan layanan perpustakaan yang kita berikan, baik dalam bentuk buku, digital, maupun kegiatan-kegiatan lainnya”, urainya.

Lebih lanjut, Guru Besar Psikologi itu memberikan apresiasi khusus kepada UMI yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi literasi berbasis teknologi dan kegiatan kreatif yang menarik perhatian pengunjung.

“Terima kasih dan semoga Universitas Muslim Indonesia terus sukses khususnya Perpustakaan UMI yang tampil keren dalam Festival Literasi Sulawesi Selatan Tahun 2025”, ucapnya.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan UMI Apt. Rachmat Kosman S.Si., M.Kes. menyampaikan komitmen Perpustakaan UMI dalam mendukung Membangun Generasi Cerdas, Kreatif dan Inovatif.

“Kahadiran Perpustakaan UMI dalam memerihakan Festival Literasi Sulsel 2025 dalam rangka HUT Sulsel ke 365 tahun merupakan bentuk komitmen UMI dalam mendukung program kerja bapak Gubernur Sulawesi Selatan khususnya penguatan literasi Menuju Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter”, jelasnya.

Dekan Fakultas Farmasi periode 2014-2022 itu menyebutkan beberapa keunggulan Perpustakaan UMI yang ditampilkan dalam stand festival literasi kali ini yaitu Gelisana UMI, Tokoh Dakwah Sulsel dan Koleksi Umiana.

“Kami memiliki program Gerakan Literasi Desa Binaan UMI atau Gelisana UMI yang merupakan program unggulan perpustakaan keliling UMI yang bertujuan untuk memberikan literasi dan memenuhi kebutuhan informasi di 35 desa yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia”, sebutnya.

“Perpustakaan UMI juga memperkenalkan tokoh dakwah sulawesi selatan yang mendapat apresiasi dari asesor akreditasi perpustakaan nasional sehingga UMI meraih akreditasi A dan ditetapkan menjadi perpustakaan rujukan nasional”, tambahnya.

Kami keluarga besar UMI khususnya Perpustakaan Utsman bin Affan UMI mengucapkan selamat HUT Sulawesi Selatan ke 365 tahun, Dengan literasi kuat, maka Sulawesi Selatan menjadi Hebat, tutupnya.

Perpustakaan Utsman bin Affan (PUBA) Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mengambil langkah nyata dalam memperluas akses literasi melalui program Gerakan Literasi Desa Binaan UMI (GELISANA-UMI), yang dilaksanakan pada 8 hingga 11 Agustus 2025.

Program ini menandai komitmen berkelanjutan UMI dalam mendekatkan sumber ilmu ke tengah-tengah masyarakat desa.

Melalui GELISANA-UMI, PUBA UMI menembus batas geografis, menapaki jalan-jalan setapak menuju lima desa binaan dengan membawa serta buku, ide, dan semangat perubahan. Dari Desa Kapita hingga Desa Tana Toa, mobil perpustakaan keliling menjadi simbol hadirnya cahaya literasi yang mulai menyala di pelosok Sulawesi Selatan.

Kepala Perpustakaan Utsman bin Affan UMI, Prof. Dr. Ir. Hj. St. Maryam H., MT, saat dihubungi diruang kerjanya, tanggal 15 Agustus 2025, menjelaskan bahwa kegiatan ini dengan menggunakan Mobil Persputakaan Keliling Puba UMI, merupakan langkah awal menyasar lima desa binaan, yakni Desa Kapita, Marayoka, dan Gunung Silanu di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, serta Desa Tana Toa di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba.

“Kegiatan literasi awal, menyasar lima desa binaan UMI: Desa Kapita, Marayoka, dan Gunung Silanu di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, serta Desa Tana Toa di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba”, sebutnya.

Lebih jauh, Prof. Maryam mengungkapkan bahwa tujuan jangka panjang dari GELISANA-UMI adalah menjangkau seluruh 35 desa binaan UMI yang tersebar di enam provinsi, yakni 29 desa di Sulawesi Selatan, 1 di Sulawesi Barat, 2 di Sulawesi Tenggara, serta masing-masing 1 desa di Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara. Skala program ini mencerminkan visi UMI untuk memperluas akses pendidikan berbasis literasi hingga ke wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal), ujarnya.

Alumni Fakultas Teknik UMI ini menambahkan bahwa melalui program ini, tidak hanya sekadar memberikan layanan membaca buku grati, program ini juga memfasilitasi diskusi dan membaca kreatif, menciptakan ruang interaksi yang mendorong tumbuhnya budaya belajar.

“Kami ingin masyarakat desa punya akses luas terhadap pengetahuan, sehingga literasi bisa menjadi modal untuk meningkatkan kualitas hidup,” ujar Prof. Maryam.

Lanjut dikatakan Program GELISANA-UMI diharapkan dapat terus berlanjut dan membuktikan bahwa literasi bukanlah sekadar program baca tulis, melainkan sebuah gerakan transformasi sosial. Di balik setiap lembar buku yang dibuka, ada peluang baru yang dihadirkan untuk masyarakat desa.

“Program ini pun dirancang untuk berkelanjutan, melalui pendampingan dan pelatihan rutin agar desa binaan mampu mandiri dalam mengelola perpustakaan dan kegiatan literasi mereka, harapnya.

Dengan pendekatan literasi berbasis komunitas dan keberlanjutan, UMI melalui PUBA tidak hanya membawa ilmu ke desa, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar yang tumbuh dari dalam masyarakat itu sendiri. GELISANA-UMI adalah bukti bahwa ketika perguruan tinggi menyatu dengan kebutuhan riil masyarakat, perubahan yang berarti pun bisa diwujudkan.

Perpustakaan Utsman bin Affan (PUbA) Universitas Muslim Indonesia (UMI) melakukan berbagai inovasi dan terobosan dalam mendukung UMI menuju World Class University (WCU).

Hal ini tergambarkan pada kegiatan peresmian Taman POCADI (Pojok Baca Digital) dan Studio Mini Live Streaming Youtube Perpustakaan UMI Makassar Pada hari Selasa, 26 November 2024.

Peresmian dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus YW-UMI dan Plt. Rektor UMI disaksikan Kepala LLDIKTI Wil. IX yang juga merupakan Pembina Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi, Kadis Perpustakaan & Kearsipan Sulsel, Kadis Perpustakaan Makassar, Ketua Pembina YW-UMI, Ketua Pengawas YW-UMI, Para Wakil Rektor UMI dan Kepala PUbA UMI.

Kepala LLDIKTI Wil. IX Dr. Andi Lukman, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan pentingnya perpustakaan di perguruan tinggi karna syarat suatu perguruan tinggi mengajukan pendirian adalah minimal memiliki koleksi 200 judul buku dan minimal memiliki luas 200 meter persegi.

“Perpustakaan adalah Jantung Perguruan Tinggi. Kita harus mengikuti perkembangan jaman dengan melibatkan inovasi dan kreatifitas dalam menjawab tantangan saat ini dan Perpustakaan UMI menjawabnya dengan POCADI. Ini akan menjadi daya tarik mahasiswa”, ucap Pembina FPPT tersebut.

Saya selaku Kepala LLDIKTI Wilayah IX mengucapkan selamat kepada UMI atas terbitnya ijin pembukaan program studi Doktor Kesehatan Masyarakat yang telah lama dinantikan oleh banyak masyarakat, ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pembina YW-UMI Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, SE.,M.Si. dan Ketua Pengurus YW-UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA. menyampaikan pentingnya keberadaan perpustakaan yang menjadi icon sebuah perguruan tinggi.

“Perpustakaan harus dikelola sesuai standar perpustakaan nasional sehingga pimpinan yayasan yakin untuk melakukan investasi buku digital untuk mendukung perpustakaan menjadi referensi mahasiswa mencari ilmu”, ujarnya.

Ketua Pengurus YW UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA dalam sambutannya memberikan apresiasi atas inovasi Perpustakaan Usman bin Affan UMI.  Prpustakaan merupakan salah satu pilar penting dalam dunia pendidikan.  Di era digital saat ini, informasi dan pengetahuan tidak hanya dapat diakses melalui buku fisik, tetapi juga melalui berbagai platform digital. Oleh karena itu, dengan dibukanya Pojok Baca Digital ini,  memberikan kemudahan bagi civitas akademika UMI khususnya  terutama mahasiswa  untuk mengakses berbagai informasi dan sumber belajar secara lebih praktis, cepat, dan efektif.

Plt. Rektor UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH.,MH. dalam sambutannya menyampaikan bahwa inovasi yang dilakukan perpustakaan UMI merupakan jawaban dari pergeseran paradigma dari manual ke digital dan terus mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

Professor Fakultas Hukum UMI itu juga menegaskan pentingnya perpustakaan bagi perguruan tinggi karena menjadi syarat penilaian akreditasi baik bagi institusi maupun program studi.

Kehadiran Pojok Baca Digital yang  dilengkapi dengan berbagai koleksi buku elektronik, jurnal, artikel, dan berbagai sumber daya digital lainnya memberi kemudahan khususnya mahasiswa dengan menggunakan perangkat yang tersedia.  

Kami pimpinan UMI juga mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Kepala LLDIKTI Wilayah IX atas dukungan dan pendampingan sehingga Ijin Pembukaan Program Studi Doktor Kesehatan Masyarakat dapat kami dapatkan, ucapnya.

Kepala PubA UMI Prof. Dr. Ir. Hj. St. Maryam Hafram, MT. dalam laporannya menyampaikan pencapaian progres kerja periode November 2023 hingga November 2024.

“PUbA UMI menerima bantuan mobil keliling yang dilengkapi koleksi buku 500 exampler lengkap dengan rak, 1 paket library sistem, tab android, TV 32 inci, Modem, Genset, Aplikasi E-Book, Ruang Baca Lantai 3, Unggah Mandiri secara Online Skrispi, Tesis, Disertasi dan Jurnal untuk keperluan Bebas Pustaka”, sebutnya.

Professor Fakultas Teknik UMI itu juga menyebutkan bahwa PUbA UMI telah menggelar Workshop Penulisan Buku MKDU kerjasama Penerbit Erlangga, Safari dengan membuka layanan baca di seluruh fakultas lingkup UMI dan mancmarking ke Perpustakaan di Singapura dan Malaysia khususnya Universiti Malaya yang merupakan Perguruan Tinggi Peringkat 60 Dunia.

POCADI adalah program perpustakaan nasional yang diimpelemntasikan oleh PUbA UMI dalam bentuk Taman Baca yang dilengkapi akses koleksi digital yang dapat diakses dimana saja dan menfasilitasi para dosen memberikan kuliah melalui Studio Mini Live Streaming untuk mendukung Webometric dan WCU, tutupnya.

Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mendapatkan bantuan mobil dari pemerintah. Kali ini bantuan tersebut adalah Mobil Perpustakaan Keliling.

Mobil yang merupakan Program bantuan dari dari Perpustakaan Nasional RI ini diterima langsung oleh Rektor UMI,  Prof. Dr. H Sufirman Rahman, SH, MH didampingi Kepala Perpustakaan Usman bin Affan UMI, Dr. Ir. Hj. St. Maryam Hafram, MT.

“Alhamdulillah atas nama Keluarga besar UMI mengucapkan terima kasih kepada  Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional RI atas bantuan mobil Perpustakaan keliling, dan 250 buku serta multimedia. Tentunya bantuan ini  akan dimanfaatkan sebaik-baiknya,“ ujar Profesor Fakultas Hukum UMI ini.

“Mobil tersebut dilengkapi dengan koleksi buku sebanyak 250 judul 500 eksemplar beserta peralatan multimedia yang terdiri dari satu paket Digital Library System (DLS), 4 unit table andorid, 1 unit genset, 1 unit modem, 1 unit TV 32 inch, 1 unit multimedia speaker, dan 1 unit Uninterrruptible Power Suply, tambah Prof. Sufirman.

Lanjut dikatakan, bantuan mobil perpustakaan kelililing yang diterima hari ini, tentu  sangat bermanfaat dan insya Allah akan dimanfaatkan untuk masyarakat khususnya desa binaan UMI yang tersebar di Indonesia dan khususnya di Sulawesi Selatan.

“UMI memiliki kurang lebih 35 desa binaan dan insya Allah kehadiran mobil perpustakaan keliling ini tentu sangat dibutuhkan oleh masyarakat, fasilitas perpustakaan, dilengkapi buku dan multimedia, ujar Profesor Fakultas Hukum UMI ini,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan UMI, Dr. Ir. Maryam Hafram, MT., menambahkan bahwa dalam surat yang diterima yang ditujukan ke Rektor UMI menyebutkan bahwa “Berkaitan dengan hal tersebut, Perpustakaan Nasional RI akan memberikan bantuan mobil Perpustakaan keliling tahun 2023,” tertulis dalam surat Perpustakaan Nasional kepada UMI yang ditandatangani oleh Deputi Bidang pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Dr. Adin Bondar, S.Sos, M.Si.

Tim Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (RI) menggelar asesmen lapangan dalam rangka reakreditasi Perpustakaan Ustman bin Affan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Asesor yang ditugaskan adalah Direktur Standarisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional RI Supriyanto MSi, Asesor Akreditasi Perpustakaan Badollahi Mustafa, M.Lib serta Pustakawan Ahli Muda Perpustakaan Nasional Anton Alfian.

“Kami selaku pimpinan UMI terus mendukung Perpustakaan Utsman bin Affan UMI agar terus dapat berkiprah lebih baik. Pustakawan adalah pendekar pembelajaran di perguruan tinggi,” ucap Wakil Rektor I UMI Dr H Hanafi Ashad MT IPM, dalam keterangannya di Makassar, Jumat.

Mantan Dekan FT-UMI dua periode tersebut berharap kepada Tim asesor untuk memberikan arahan dan masukan kepada perpustakaan UMI sehingga dapat menjadi lebih baik ke depan dan menjadi perpustakaan rujukan nasional.

Kepala PUBA UMI Dr H Abd Karim Hadi, MSc. melaporkan saat ini Perpustakaan Utsman bin Affan UMI telah mendapat akreditasi ‘A’ sehingga pihaknya mempersiapkan diri dengan melengkapi seluruh yang berkaitan borang yang terdiri sembilan kriteria untuk menjadi Perpustakaan Rujukan Nasional.

Keberadaan perpustakaan di perguruan tinggi merupakan suatu kewajiban, sehingga kami berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik untuk mahasiswa dan masyarakat, ungkap Dosen Tetap FT-UMI tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh pihak khususnya bapak Rektor UMI dan jajarannya yang telah membantu sehingga pelaksanaan asesmen lapangan pada pagi hari ini dapat terlaksana,” urainya.

Sementara itu, Direktur Standarisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional Supriyanto, mengucapkan terima kasih kepada Rektor UMI dan jajarannya yang memberikan dukungan kepada Perpustakaan Utsman bin Affan UMI sehingga saat ini dapat melakukan reakreditasi.

“Kegiatan reakreditasi Inilah bentuk dukungan Pimpinan UMI dalam jaminan mutu layanan perpustakaan, karena perguruan tinggilah yang memiliki sumberdaya terkait peningkatan layanan perpustakaan,” ucapnya.

Persiapan asesmen lapangan ini cukup lama sehingga dengan kesiapan yang optimal ini diharapkan memperoleh hasil yang maksimal pula, sehingga Perpustakaan Utsman bin Affan UMI dapat menjadi perpustakaan rujukan nasional di seluruh wilayah indonesia, harapnya.

Kegiatan visitasi ini akan lebih banyak memberi saran dan masukan terkait kelengkapan bukti fisik dan hasilnya akan dirapatkan di perpustakaan pusat.

“Kalau nilainya maksimal mohon dibuatkan testimoni dari tokoh-tokoh sulsel dan anggota dewan untuk diketahui oleh seluruh masyarakat indonesia,” jelasnya.