Makassar, 5 Agustus 2026 – Perpustakaan Utsman Bin Affan Universitas Muslim Indonesia (UMI) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jabatan Fungsional Pustakawan sebagai upaya meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kapasitas pustakawan dalam menghadapi transformasi digital serta penguatan pengelolaan perpustakaan di era Artificial Intelligence (AI). Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Lantai II Perpustakaan Utsman Bin Affan UMI ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Muslim Indonesia, (Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H.), ,

Dalam laporannya, Kepala Perpustakaan Utsman Bin Affan Universitas Muslim Indonesia (apt. Rachmat Kosman, S.Si., M.Kes.), menyampaikan bahwa penyelenggaraan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional Pustakawan merupakan bagian dari komitmen perpustakaan dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pustakawan agar mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi dan transformasi layanan perpustakaan. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan pemahaman mengenai pengembangan karier jabatan fungsional, serta memperluas jejaring profesional antar pustakawan. Melalui kegiatan ini, pustakawan diharapkan semakin inovatif, adaptif, dan mampu memberikan layanan informasi yang berkualitas dalam mendukung pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi.

Membuka kegiatan tersebut, Rektor Universitas Muslim Indonesia, (Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H.), menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pustakawan merupakan bagian penting dari upaya Universitas Muslim Indonesia dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Menurutnya, pustakawan memiliki peran strategis sebagai mitra sivitas akademika dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui pengelolaan informasi dan pengetahuan yang berkualitas. Oleh karena itu, Rektor UMI berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi seluruh pustakawan untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan integritas sehingga mampu menghadirkan layanan perpustakaan yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan UMI sebagai perguruan tinggi unggul, berdaya saing global, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Bimbingan teknis ini menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang kepustakawanan, yaitu Prof. Dr. Ir. H. Zakir Sabara HW., S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. selaku Wakil Rektor II Universitas Muslim Indonesia, Dr. Iskandar, S.Sos., M.M. selaku Pustakawan Universitas Hasanuddin, dan Syamsul Arif, S.Sos., M.P. selaku Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam materinya yang berjudul “Peran Pustakawan dan Jabatan Fungsional di Era Artificial Intelligence (AI)”, Prof. Dr. Ir. H. Zakir Sabara HW., S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. menegaskan bahwa perpustakaan di era modern bukan lagi sekadar tempat penyimpanan buku, melainkan sebagai penjaga memori institusi yang bertanggung jawab melestarikan karya ilmiah, sejarah, dan identitas universitas. Beliau menjelaskan bahwa perkembangan AI harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, bukan dipandang sebagai ancaman bagi profesi pustakawan. Meskipun AI mampu membantu berbagai pekerjaan teknis, seperti merangkum, menerjemahkan, dan mengolah informasi, AI tidak dapat menggantikan etika, kebijaksanaan, kemampuan analisis, serta nilai-nilai profesional yang dimiliki pustakawan. Oleh karena itu, pustakawan dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, berperan sebagai navigator informasi, konsultan informasi, mitra dosen, dan pendamping mahasiswa, sekaligus meningkatkan kompetensi melalui jabatan fungsional yang merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi, inovasi, produktivitas, dan manfaat nyata bagi institusi dalam mendukung transformasi digital Universitas Muslim Indonesia.

Sementara itu, Syamsul Arif, S.Sos., M.P. memberikan materi terkait “Inpassing & Penyusunan Jabatan Fungsional Pustakawan & Asistn Perpustakaan”. Adapun Dr. Iskandar, S.Sos., M.M. memaparkan materi “Teknik Penyusunan Bukti Kerja & Perhitungan Beban Kerja Jabatan Fungsional Pustakawan dan Asisten Perpustakaan Menurut Peraturan Perpusnas RI No.6 Th.2023”.

Melalui sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif, para peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengembangan jabatan fungsional pustakawan, pemanfaatan teknologi dalam layanan perpustakaan, serta strategi peningkatan kualitas layanan informasi yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Selain menjadi forum peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi dan jejaring antar pustakawan dalam mendukung transformasi perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia.

Melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional Pustakawan ini, Perpustakaan Utsman Bin Affan Universitas Muslim Indonesia kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat pengembangan literasi, informasi, dan pengetahuan yang terus mendorong peningkatan profesionalisme pustakawan. Diharapkan kegiatan ini mampu melahirkan pustakawan yang kompeten, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan layanan informasi yang berkualitas guna mendukung terwujudnya Universitas Muslim Indonesia sebagai perguruan tinggi unggul, berdaya saing global, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
writer: Adipar
Photo & Publish : Fajaeruddin







































Users Today : 57
Total Users : 10039
Total views : 20451
Who's Online : 0
Your IP Address : 216.73.216.124